Guru PAUD Harus Bisa Memblender Pembelajaran, Terutama Saat Wabah



Walau siapapun bisa menjadi guru PAUD, tetapi untuk mengajar dan mendidik anak usia dini tidaklah mudah. Guru harus bisa memblender pembelajaran agar tujuan pendidikan yang ditetapkan lembaga tercapai secara efektif dan efisien.

Memblender, sebagaimana kita ketahui, merupakan kegiatan menghancurkan sesuatu dan meleburkannya menjadi satu seperti bumbu-bumbu masakan atau buah. Misal buah mangga, apel, dan pisang dimasukkan ke alat blender yang kemudian ketiganya diaduk hingga hancur lalu menjadi satu sehingga memiliki aneka rasa dan kandungan yang bermanfaat untuk tubuh.

Seperti itu gambaran definisi blender. Maka memblender pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan merancang pembelajaran yang menggabungkan media dan metode pembelajaran yang mencakup enam aspek perkembangan anak, sehingga pembelajaran menjadi efektif dan bermakna.

Sebagaimana para pejuang PAUD ketahui, bahwa di PAUD ada 6 aspek perkembangan anak yang harus dikembangkan oleh guru melalui pembelajaran yaitu perkembangan nilai-nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, dan seni.

Guru harus bisa menstimulus keenam aspek perkembangan tersebut pada setiap pembelajaran yang dirancang dan terutama saat mengaplikasikannya. Karenanya guru harus faham tentang Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA).

Baca Juga : Best Practice Asik Aku Bisa Menggunting
Memblender pembelajaran tidaklah sulit. Sangat mudah, semudah membuat jus. Asalkan guru memahami aspek-aspek perkembangan anak, kecerdasan majemuk, gaya belajar anak, alat permainan edukatif dan menguasai beragam metode pembelajaran, serta sering menerapkannya.

Penerapannya bukan di sekolah atau pembelajaran tatap muka saja. Guru juga harus bisa memblender pembelajaran dari jarak jauh atau online seperti yang sekarang dilakukan saat wabah ini. Hal itu sebagaimana yang dikemukakan Slemer (2015)  Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face to face activities, and real world practice”.

Artinya kurang lebih seperti ini “memblender pembelajaran adalah menggabungkan aspek-aspek terbaik dari pembelajaran jarak jauh, pembelajaran tatap muka yang terstruktur dan kebutuhan di dunia nyata”.

Garrison dan Vaughan (2008)  juga menyampaikan hal serupa, menurut mereka Blended Learning atau memblender pelajaran adalah perpaduan yang baik antara pengalaman pembelajaran online dan tatap muka.

Yang dimaksud memadukan pengalaman pembelajaran online dengan tatap muka adalah guru membuat pembelajaran jarak jauh dalam bentuk virtual dan non virtual. Virtual yaitu pembelajaran tatap muka dalam waktu sama tetapi tempatnya berbeda. Atau bahasa mudahnya “ Siaran Live”. Guru dan murid bertatap muka langsung secara online. Misal, guru memberikan pelajaran menggunakan zoom class atau video call.

Adapun non virtual yaitu pembelajaran yang dapat dilakukan oleh murid dimanapun dan kapanpun. Untuk pembelajaran ini, guru membuat pelajaran dalam bentuk video, tulisan di blog, apilkasi edukasi, atau rekaman audio, yang kesemuanya dapat diakses oleh murid kapanpun dan dimanapun.

Sebelum memblender pembelajaran guru harus melakukan analisis terlebih dahulu terhadap karakteristik dan tahapan capaian perkembangan murid, materi, media atau alat edukasi yang akan digunakan, dan langkah-langkah yang akan dilakukan saat pembelajaran jarak jauh langsung (virtual) dan tidak langsung.

Kesimpulannya guru PAUD harus bisa memblender pembelajaran yaitu :

Pertama, merancang pembelajaran yang menggabungkan beberapa media dan metode pembelajaran yang dapat menstimulus keenam aspek perkembangan anak usia dini sehingga pembelajaran menjadi efektif dan bermakna.

Kedua, merancang pembelajaran jarak jauh dengan memberikan pengalaman tatap muka berupa pemberian informasi langsung atau virtual, seperti Zoom Class atau Video Call, dan pembelajaran yang dapat diakses oleh murid kapanpun dan dimanapun, seperti video, tulisan di blog, dan rekaman audio.

Wallahu’alam


Guru PAUD Harus Bisa Memblender Pembelajaran, Terutama Saat Wabah Guru PAUD Harus Bisa Memblender Pembelajaran, Terutama Saat Wabah Reviewed by Aa Fajar Sang Fakir Ilmu on Friday, July 10, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.